Ini Profil Ir Soekarno Bapak Proklamator Dan Drs Moh Hatta

17 Agustus 2022, 15:40 WIB
Profil Ir Soekarno Bapak Proklamator dan Moh Hatta //FOTO ANTARA-IPPHOS/

KABAR KEI - Proklamasi Indonesia tidak terlepas dari nama Ir Soekarno dan Drs Moh Hatta yang merupakan Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia.

Pasalnya, pembacaan proklamasi dibacakan oleh Ir Soekarno dan didampingi oleh Drs Moh Hatta yang menandakan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 silam.

Berikut profil dari kedua Bapak yang berjasa dalam proses kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Ini Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2022 Yang Harus Kamu Ketahui

Disclaimer dari Pikiran-Rakyat.com tentang "Mengenal Ir Soekarno dan Moh Hatta, Pahlawan Bangsa yang Berjasa dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia",

Dilansir dari situs Ditsmp Kemdikbud, berikut ini 2 tokoh penting dalam membacakan proklamasi hingga Indonesia dapat merdeka sampai sekarang.

1. Ir. Soekarno

Pria yang akrab disapa dengan panggilan Bung Karno adalah presiden pertama Republik Indonesia, sekaligus tokoh proklamator Indonesia.

Bung Karno lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901, merupakan putra dari Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.

Baca Juga: Kata-Kata Mutiara Yang Dapat Digunakan Untuk Kemerdekaan

Masa kecil Bung Karno mengalami beberapa kali pindah lokasi tempat tinggal dan sekolah, hingga akhirnya pada tahun 1920 Soekarno melanjutkan pendidikan di Technische Hoogeschool (saat ini bernama ITB) di Bandung.

Soekarno lulus pada 25 Mei 1926 dan mendapat gelar ‘Ir’ (singkatan untuk Insinyur).
Pada tahun 1926, Soekarno bersama Ir. Anwar mendirikan Biro Insinyur.

Pada 4 Juli 1927, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Tujuan dari didirikannya partai tersebut untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajah.

Soekarno mendekam di penjara Sukamiskin pada 29 Desember 1929 karena dianggap melakukan pemberontakan.

Baca Juga: Quotes Tokoh Nasional RI Cocok Sambut 17 Agustus

Setelah bebas, Bung Karno tetap teguh memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan melakukan berbagai cara. Tak jarang usaha-usaha yang dilakukannya membuatnya masuk sel tahanan lagi.

Setelah melalui perjuangan panjang bersama para pemuda dan pahlawan Indonesia lainnya, akhirnya pada 17 Agustus 1945, Soekarno dan Moh. Hatta mampu menyatakan kemerdekaan melalui teks proklamasi yang dibacakan secara lantang dan disiarkan langsung melalui radio.

Ir. Soekarno diangkat dan dilantik sebagai presiden pertama Republik Indonesia.

Bung Karno wafat pada 21 Juni 1970 karena kondisi penyakitnya yang terus memburuk. Bung Karno dimakamkan di Blitar, dekat dengan makam ibundanya.

2. Mohammad Hatta

Lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat pada 12 Agustus 1902 merupakan bapak proklamator sekaligus bapak koperasi Indonesia.

Moh. Hatta memulai pendidikannya di sekolah rakyat, kemudian melanjutkan ke Europeesche Lagere School (ELS) di Padang. Dirinya juga memiliki dasar agama yang kuat karena lahir di lingkungan yang religius.

Moh. Hatta melanjutkan sekolah ke MULO. Selama pendidikan, dirinya mempelajari banyak hal, salah satunya cara berorganisasi. Kecintaannya terhadap organisasi masih terbawa saat ia melanjutkan pendidikan di PHS (Prins Hendrik School) pada 1921. Ia aktif menjadi bagian dari Jong Sumatranen Bond.

Pada tahun 1925, Moh. Hatta dan Syahrir dikirim ke Denmark, Swedia dan Norwegia untuk mempelajari cara kerja koperasi. Keputusan untuk mengirim mereka berdua berdasarkan hasil musyawarah anggota perhimpunan Indonesia.

Bung Hatta, demikian panggilan sapaan beliau, dikenal sebagai anak yang cerdas semasa sekolah. Dengan kecerdasannya, Moh. Hatta ikut memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia bersama para pemuda dan pemudi lainnya.

Perjuangan Moh. Hatta seringkali berbenturan dengan pemerintah Belanda dan beberapa kali masuk penjara karena Belanda menganggap Moh. Hatta bagian dari organisasi terlarang dan terlibat dalam pemberontakan.

Saat Jepang menduduki Indonesia, Hatta dibebaskan dan dijadikan penasihat oleh pemerintahan Jepang. Hal ini dimanfaatkan oleh Hatta untuk membela kepentingan rakyat Indonesia. Ia pun turut andil dalam keanggotaan Panitia Sembilan dan PPKI sebagai media persiapan kemerdekaan Indonesia.

Peran terbesar Moh. Hatta dalam proklamasi kemerdekaan adalah keikutsertaan dalam merumuskan teks proklamasi bersama Soekarno dan Ahmad Soebardjo.  Moh. Hatta diketahui menyumbang kalimat pertama untuk teks proklamasi.

Moh. Hatta juga ikut serta menandatangani teks proklamasi dan ikut mendampingi Soekarno dalam membacakan teks proklamasi.

Pada 18 Agustus 1945, Moh. Hatta diangkat dan dilantik menjadi wakil presiden pertama di Indonesia.

Kemerdekaan Indonesia yang dihantui oleh kekuasaan Belanda diperjuangkan oleh Moh. Hatta dalam Konferensi Meja Bundar. Perjuangan beliau berhasil membuat Belanda dan dunia mengakui kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Berikut ini adalah teks proklamasi yang dibacakan oleh Bung Karno yang didampingi oleh Bung Hatta:

“Proklamasi, Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai perpindahan kekuasaan, dll, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”.*** (Didin Nuradin/PIKIRAN RAKYAT)

Editor: Diana Tantaru

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

Terpopuler